All about Eprocurement in Indonesia

Lelang via e-proc di Bogor dihentikan ‘Pemkot bikin blunder’

February 21st, 2008 Posted in News

BOGOR, MONDE: Pemkot Bogor dinilai melakukan blunder, karena menghentikan sistem lelang barang dan jasa melalui tekonologi e-procurement (e-proc) dan mengembalikannya ke cara ke manual, yang sarat kolusi.

“Lelang tender melalui e-proc adalah kebijakan nasional yang diterbitkan Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) kepada seluruh pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, agar melakukan lelang barang dan jasa melalui e-proc,” kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor, Yusuf Dardiri Bogor, kemarin.

Ia mengatakan, sikap Pemkot tersebut justru merupakan langkah mundur, karena ketika Pemkot memberlakukan tender lelang proyek melalui e-proc pada tahun anggaran 2007, banyak hal positif yang diperoleh, misalnya mengurangi praktik kolusi dan menghemat APBD sampai Rp2 miliar.

Sudah 4 tahun

Dijelaskannya, pelaksanaan lelang tender melalu e-proc yang dilakukan Pemkot Bogor pada tahun anggaran 2007 bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya, yang telah melakukan lelang tender melalui e-proc selama empat tahun.

“Kalau pada tahun pertama pelaksanaan e-proc di Kota Bogor belum terlalu lancar adalah hal wajar, karena masih tahap adaptasi. Seharusnya, dari kondisi yang kurang lancar itu terus dilatih dan berkonsultasi kepada Pemda yang sudah berjalan baik, bukannya malah dihentikan,” katanya kepada Antara.

Apalagi, kata dia, Pemkot Bogor sudah melakukan promosi ke Jakarta, bahwa Pemkot Bogor telah melakukan lelang dengan sistem e-proc dan sudah ada daerah lain yang ingin belajar ke Pemkot Bogor.

“Dengan dibatalkannya lelang melalui e-proc dan dikembalikan ke cara manual yang sarat kolusi, menimbulkan tanda tanya, ada apa di Pemkot Bogor,” katanya.

Sumber : www.monitordepok.com

One Response to “Lelang via e-proc di Bogor dihentikan ‘Pemkot bikin blunder’”

  1. 1
    AMIN Says:

    shop

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image